ABOUT US

DJOENAEDI JOESOEF

Founder dan CEO Konimex Group

Sejarah

Dengan semangat untuk berkontribusi membangun Indonesia melalui pendidikan,  Kwik Kian Gie  dan Djoenaedi Joesoef, sepakat mendirikan lembaga pendidikan bertaraf internasional. Kwik Kian Gie adalah ekonom yang berkecimpung dalam dunia politik. Beliau pernah menjabat Menko Ekuin dan Kepala Bapenas pada pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid.  Djoenaedi Joesoef adalah pendiri (founder) PT Konimex yang berpusat di Solo.  Beliau adalah penerima anugerah Entrepreneur of The Year 2003 dari lembaga Ernst & Young,  sebuah penghargaan yang mengakui kiprahnya sebagai pengusaha tingkat dunia. Pada tahun 2004 Djoenaedi Joesoef mewakili Indonesia dalam Ernst & Young World Entrepreneur of the Year 2004 di Monaco.

Kedua tokoh berprestasi ini, pada tahun 1987 mendirikan Institut Bisnis Indonesia (IBiI) dan yayasan Institut Bisnis Indonesia sebagai pengelolanya. Pada awalnya IBiI berkiblat pada pendidikan luar negeri. Gelar yang diberikan juga Bachelor of Business Administration (BBA) yang populer di Amerika dan Eropa dan negara-negara lain yang berkiblat pada kedua benua itu.

Pada tahun 1993, untuk mengikuti ketentuan pemerintah, Institut Bisnis Indonesia berubah menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi.  STIE IBiI mengelola dua program studi, yaitu Program Studi Manajemen dengan konsentrasi pemasaran, keuangan dan kewirausahaan, serta Program Studi Akuntansi, dengan konsentrasi Akuntansim Manajemen, Pemeriksaan Akuntansi (Auditing), dan Akuntansi Perpajakan.  Mulai tahun 1993 ini pula STIE IBiI mendirikan program pascasarjana, yaitu Magister Manajemen dengan dua konsentrasi, yaitu Manajemen Pemasaran dan Manajemen Keuangan.  Pada tahun 2004 STIE IBII melengkapi pelayanannya dengan membuka pendidikan S3 (program doktor) Ilmu Manajemen dengan konsentrasi: Manajemen Keuangan, Manajemen Pemasaran, Manajemen Strategik dan Akuntansi Manajemen.  Pada tahun 2005 STIE IBII membuka Program Studi Magister Akuntansi dengan konsentrasi: Jasa Keuangan Internal, dan Jasa Keuangan Eksternal. Sejalan dengan tuntutan perkembangan jaman, pada bulan Maret 2005 STIE IBII berubah menjadi Institut Bisnis dan Informatika Indonesia (IBII) dan menambah empat program studi baru jenjang S1 yaitu: Sistem Informasi, Teknik Informatika, Ilmu Komunikasi, dan Ilmu Administrasi. Pada bulan Oktober 2012 IBII berubah nama menjadi Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie atau biasa disebut Kwik Kian Gie School of Business; KSB.

Keseriusan dalam mengelola pendidikan yang bermutu telah membuahkan hasil. Hal ini dapat dilihat pada program pendidikan S2, Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie berhasil meraih status akreditasi Unggul untuk program Studi Magister Manajemen. Selain itu, keseriusan dalam menerapkan sistem manajemen mutu telah dibuktikan dengan berhasilnya Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie meraih sertifikat sistem manajemen mutu ISO 9001:2000 yang berstandar internasional.

Pada tahun 2016  PS Magister Manajemen oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Magister Manajemen dianugrahi  akreditasi A dan Magister Akuntansi mendapat Akreditasi B.  Penghargaan ini bukanlah akhir akan tetapi awal yang baru untuk kedua program studi berbuat dan berprestasi lebih baik lagi di masa depan.

Pascasarjana Kwik Kian Gie School of Business menyelenggarakan Pendidikan dengan ‘Blended Learning’ secara sempurna, baik untuk pengajar, bahan ajar dan pengelolaan pengajaran.  Pengajar merupakan paduan antara akademisi dan praktisi Bisnis yang memiliki kompetensi, pengalaman, komitmen dan reputasi tinggi di bidang masing-masing. Akademisi bergelar Doktor dan Profesor merupakan dosen full time, mudah dan kolaboratif dalam memenuhi kebutuhan akademik mahasiswa. Selain itu, mahasiswa juga dilayani dosen praktisi yang bergelar doktor dan magister merupakan para eksekutif dan konsultan yang masih aktif di dunia bisnis.  Mahasiswa akan mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan dan menginspirasikan.

Bahan ajar (kurikulum) dipadu sempurna untuk mengikuti perkembangan tuntutan “hard and soft managerial skills” serta “berkewirausahaan” dari dunia bisnis, untuk tingkat manajer profesional maupun sebagai usahawan. Suasana akademik yang kondusif (profesional-kolegial) melalui proses pembelajaran dan pembimbingan yang konsisten dan bersahabat. Pengajaran (proses perkuliahan) dilakukan dengan teratur, terstruktur, dan fasilitas yang menunjang.

KWIK KIAN GIE

Ekonom, Menko Ekuin (1999-2000) dan Kepala Bapenas (2001-2004)

KEUNGGULAN

Pascasarjana Kwik Kian Gie School of Business menyelenggarakan Pendidikan dengan ‘Blended Learning’ secara sempurna, baik untuk pengajar, bahan ajar dan pengelolaan pengajaran.  Pengajar merupakan paduan antara akademisi dan praktisi Bisnis yang memiliki kompetensi, pengalaman, komitmen dan reputasi tinggi di bidang masing-masing. Akademisi bergelar Doktor dan Profesor merupakan dosen full time, mudah dan kolaboratif dalam memenuhi kebutuhan akademik mahasiswa. Selain itu, mahasiswa juga dilayani dosen praktisi yang bergelar doktor dan magister merupakan para eksekutif dan konsultan yang masih aktif di dunia bisnis.

Bahan ajar (kurikulum) dipadu sempurna untuk mengikuti perkembangan tuntutan “hard and soft managerial skills” serta “berkewirausahaan” dari dunia bisnis, untuk tingkat manajer profesional maupun sebagai usahawan. Suasana akademik yang kondusif (profesional-kolegial) melalui proses pembelajaran dan pembimbingan yang konsisten dan bersahabat. Pengajaran (proses perkuliahan) dilakukan dengan teratur, terstruktur, dan fasilitas yang menunjang.

Mahasiswa akan mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan dan menginspirasikan.

The function of education is to teach one to think intensively and to think critically. Intelligence plus character - that is the goal of true education

Martin Luther King, Jr.